Direct Sales : 0815 1357 6877
Customer Support : 021 - 8068 2777
  : 021 - 8896 4503
Direct Sales : 0815 1357 6877
Customer Support : 021 - 8068 2777
021 - 8896 4503

Konfigurasi dasar mikrotik

Topology Setting Mikrotik

  • Interface ether 1 ip: 10.10.20.2/30 “WAN”
  • Interface ether 2 ip: 192.168.1.1/24 “LAN”

Pilih ip default 192.168.88.1, isikan username admin dan password biarkan kosong lalu klik Connect.

Ketika sudah masuk mikrotik klik  Remove Configuration agar settingan jadi default

Setelah klik remove Configuration secara otomatis akan meminta kembali untuk login
Kemudian klik mac address, isikan username admin dan password biarkan kosong, lalu klik Connect

1. Ganti nama mikrotik anda ketika mau login sudah terlihat identity nama router
contoh dengan menggunakan nama “Training” Lalu tekan [Apply/OK]  nanti akan terlihat di atas nama Mikrotik berubah jadi Training

Mikrotik terminal : system identity> set name=Training

Setelah di set Name identity akan muncul di bar mikrotik

2. Merubah  akses user di mikrotik karena yang bawaan masih standard  ganti contoh  “User:support password: support”  [Apply/OK] setelah di rubah coba untuk test login lagi menggunakan user yang sudah di buat , jangan lupa untuk aksesnya berikan Full akses

Mikrotik terminal : system password> rtype new password: …….(ketikkan lagi password baru)

Contoh seperti yang saya buat dibawah ini.

Setelah berhasil di buat nama user akan muncul di bar miktrotik.

3. Sekarang kita masukan IP address Wan yang di kasih dari ISP/provider internet
Contoh IP Address yang di pakai di Ether 1 – 10.10.20.2/30 [Apply/OK] Mikrotik Terminal : klik ip  > address > add address=10.10.20.2/30 interface=ether 1

Klik IP  > pilih Addresses

Klik tanda Plus(Tambah) untuk membuat IP Address

Isi IP address yang di berikan oleh ISP anda, kali ini saya berikan IP 10.10.20.2 untuk interfacenya arahkan ke ether 1

4.  Masukan lagi IP untuk Lan di Ether 2 contoh IPnya 192.168.1.1/24
Tombol Add masukan ipnya interface ether 2 [Apply/OK] Mikrotik terminal : ip > addresses > add address=192.168.1.1/24 interface=ether 2

Klik IP  > pilih Addresses

Klik Tanda Plus (+)

Isi kan IP address 192.168.1.1/24 > Network = 192.168.1.0 > Interface = ether 2

5. Sekarang kita pasang Ip Routes Gateway yang di pasang  di interface WAN “  10.10.20.2 “
Mikrotik Terminal : ip > route > add > dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.10.20.2

 

Klik IP > pilih Routes

Klik tanda plus (+) kemudian isikan Gateway 10.10.20.2 > klik OK

6.  Pasang IP DNS Server dari ISP/Provider yang di berikan, saya kasih contoh pake DNS Google saja

Jangan lupa centang remot allow request  [Apply/OK] Mikrotik Terminal : ip dns set servers= 8.8.8.8  allow-remote-requests=yes

Klik IP > pilih DNS

Contoh gambar DNS belum di setting

Isikan DNS primary 103.91.44.42 dan secondary 8.8.8.8, Centang Allow Remote Request

7. Sekarang masuk ke menu IP – Firewall – NAT  karena kita masih belum biasa terhubung ke internet maka dari itu kita harus konfigurasi Internet Access dengan Firewall NAT
Mikrotik Terminal  : ip >  firewall > nat > add chain=srcnat action=masquerade

Klik IP > pilih Firewall

Pilih Nat > klik tanda plus (+), di general > chain > pilih srcnat, di Action > action > pilih masquerade

8. Test Ping dari Router atau dari Laptop yang apakah sudah terhubung ke Internet atau belum.

klik New Terminal , contoh disini saya coba tes ke lokal detik.com, anda bisa mencobanya dengan mengetikan ping ke detik.com setelah statusnya sudah reply berarti sudah bisa tersambung.

9. Selanjutnya uji coba di laptop / Komputer anda, Masukan IP Lan 192.168.1.2 atau berapa aja karena /24 Bisa dapat 254 Ip yang bisa terpakai.

Setelah IP PC/Laptop anda sudah di setting, Anda bisa membuka Command Prompt (CMD) dengan menekan tombol window + r, ketik cmd lalu enter, setelah menampilkan command prompt bisa anda test dengan ping ke detik.com

2017-10-06T17:03:41+00:00 By |Tutorial|