Mengenal-Lebih-Dekat-Tren-Bank-Digital

Simak! Mengenal Lebih Dekat Tren Bank Digital Indonesia

Berkembang pesatnya teknologi memberikan kemudahan bagi setiap orang dalam segala bidang, karena pada prinsipnya setiap orang menginginkan suatu kemudahan dalam segala bidang. Untuk memanfaatkan momentum perkembangan teknologi tersebut kini telah hadir suatu terobosan baru dalam bidang perbankan yaitu layanan perbankan digital / Bank Digital Indonesia.

Perkembangan ini merupakan salah satu bentuk dari bergesernya pola gaya hidup masyarakat berkat digitalisasi. Penggunaan Bank Digital kini dinilai lebih efisien dan praktis. Bank digital adalah sebuah layanan perbankan konvensional yang dijalankan dengan otomatisasi serta Berbadan Hukum Indonesia (BHI) yang menyediakan dan menjalankan kegiatan usaha melalui saluran elektronik.

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/PJOK.03/2018 dituliskan bahwa, layanan perbankan digital adalah layanan bagi nasabah bank untuk memperoleh informasi, melakukan komunikasi, dan melakukan transaksi perbankan melalui media elektronik yang dikembangkan dengan mengoptimalkan pemanfaatan data nasabah dalam rangka melayani nasabah secara lebih cepat, mudah, dan sesuai dengan kebutuhan (customer experience), serta dapat dilakukan secara mandiri sepenuhnya oleh nasabah dengan memperhatikan aspek kenyamanan.

Beberapa Bank Digital di Indonesia

Pada dasarnya, bank digital hadir sebagai jawaban dari perkembangan teknologi informasi dan gaya hidup masyarakat di tengah digitalisasi. Nah, berikut beberapa bank digital yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Jenius

Jenius adalah aplikasi bank digital yang dikeluarkan oleh BTPN di tahun 2016. Jenius juga dikenal sebagai bank digital pertama di Indonesia. Aplikasi bank virtual ini mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi perbankan dan pembayaran.
Jenius juga menjadi bank digital yang paling populer. Dalam survei yang dilakukan oleh DailySocial, sebanyak 64,2% responden mengetahui Jenius sebagai bank digital. Tak hanya itu, pada semester pertama tahun 2021 lalu, jumlah pengguna Jenius meningkat 22% (yoy) menjadi lebih dari 3,3 juta pengguna.

2. Bank Jago

Bank digital Indonesia lainnya yang juga banyak dikenal masyarakat yaitu Bank Jago. Bank digital ini menyediakan layanan kepada nasabah dalam bentuk aplikasi, yaitu aplikasi Jago.

Aplikasi tersebut bekerja menggunakan prinsip life centric. Sehingga mudah untuk digunakan. Pada tahun 2020, Gojek melalui GoPay resmi menjadi pemegang saham dari bank digital ini.

Kemudian di tahun 2021, GIC Private Limited menyuntik dana yang semakin memperkuat Bank Jago dalam berinovasi di layanan perbankan digital.

3. Digibank

Digibank juga termasuk bank digital Indonesia yang banyak dikenal masyarakat. Digibank merupakan bank digital milik Bank DBS. Seperti bank digital lainnya, seluruh transaksi dan pendaftaran nasabah dapat dilakukan lewat aplikasi Digibank secara online.

4. LINE

Bank Bank digital lainnya yang banyak dikenal masyarakat Indonesia, yaitu LINE Bank. Sebelumnya mungkin Anda mengenal LINE sebagai aplikasi media sosial untuk mengirimkan pesan seperti WhatsApp dan Telegram. Namun, pada 2021 LINE Bank hadir di Indonesia untuk memberikan layanan perbankan yang lebih fleksibel.

LINE Bank merupakan bank digital hasil kerja sama antara Bank Hana (PT Bank KEB Hana Indonesia) dan Line Financial Asia. Pembukaan rekening di bank ini cukup mudah karena bisa dilakukan lewat aplikasi digital.

Selain itu, transaksi perbankan seperti transfer dan tarik tunai juga mudah dan praktis. Tidak perlu khawatir perihal keamanannya, sebab LINE Bank memiliki sistem keamanan yang canggih, sehingga data nasabah tetap terjaga dengan baik.

5. PermataMe

PermataMe merupakan layanan bank digital yang dikeluarkan oleh Bank Permata. Bank digital ini juga cukup dikenal masyarakat Indonesia. Sama halnya dengan layanan perbankan digital lainnya, PermataMe juga memberikan beberapa keuntungan kepada nasabahnya.

Mengutip laman Permatabank.com, berikut beberapa keuntungan PermataMe: Pembukaan rekening mudah dan cepat. Ada banyak cashback untuk transaksi yang dilakukan lewat layanan bank digital ini. Gratis biaya tarik tunai. Kartu debit eksklusif.
Promo eksklusif untuk para pemegang kartu debit. Gratis biaya transfer online.

6. Blu

Daftar bank digital Indonesia lainnya yaitu Blu. bank digital ini dibesut oleh PT. Bank Digital BCA (BCA Digital) pada tahun 2021. Sebagai bagian dari BCA, Blu telah terkoneksi ke seluruh layanan digital milik BCA seperti call center dan ATM.

7. Motion

Bank digital lainnya yang dikenal masyarakat Indonesia yaitu Motion. Bank digital ini dikeluarkan oleh MNC Bank. MotionBanking hadir untuk menyatukan beragam aplikasi MNC Bank dan fitur perbankan lainnya (Integrated Banking Service) dalam wujud aplikasi yang mudah mudah digunakan. Tak hanya itu, aplikasi bank digital ini juga mempunyai fitur unggulan sesuai dengan kebutuhan nasabahnya.

Keuntungan dan Kelemahan

Yang menjadi pertanyaan saat ini, apa keuntungan dan kelemahan menabung di bank digital?

Keuntungan Menabung di Bank Digital

Melalui definisi yang sudah dipaparkan, jelas rasanya jika bank digital dinilai mampu memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para nasabahnya. Jika biasanya nasabah harus meluangkan waktu untuk pergi ke Kantor cabang saat hendak melakukan pembuatan rekening, para nasabah Bank digital tidak harus lagi repot-repot melakukan hal tersebut, mengingat semua layanan perbankan dilakukan secara online.

Bank digital dapat digunakan kapan saja dan dimana saja. Fitur layanan perbankan yang dilakukan secara online sangat memudahkan para nasabah dalam melakukan aktivitas perbankan, mulai dari buka rekening, tutup rekening, transaksi pembayaran, hingga investasi.

Tak hanya itu, penggunaan Bank digital juga dinilai efisien dari segi biaya lantaran hampir semua bentuk pelayanannya dilakukan secara online dan mandiri. Contohnya, saat melakukan pembukaan rekening nasabah tidak perlu lagi menyiapkan dana untuk membayar biaya hingga tenaga administrasi.

Kekurangan Bank Digital

Disamping sederet keuntungan yang ditawarkan, bank digital juga memiliki beberapa kekurangan diantaranya keterikatannya dengan jejaring internet. Artinya, ketika Anda berada di luar jaringan internet, Anda tidak akan bisa mengakses aplikasi serta memanfaatkan fitur perbankan lainnya yang ditawarkan. Selain itu, beberapa analis keuangan juga memperkirakan terkait besarnya resiko yang akan ditanggung oleh nasabah apabila bank mengalami likuidasi.

Nah, demikian kami sampaikan tentang bank digital. Jika sedang memilih layanan internet kantor seperti apa yang cocok untuk Anda, terutama dalam bisnis? Maka, kami menyarankan untuk berlangganan Cyberlink Network.

ISP untuk internet kantor ini hadir dengan Layanan Cyberlink High Speed Internet. Layanan ini tidak hanya memberikan koneksi internet cepat dan stabil, tetapi juga di dukung oleh Customer Support responsif yang selalu siap membantu mengatasi permasalahan koneksi internet Anda.

Selain itu, demi menunjang aktivitas bisnis pelanggan, ISP untuk internet kantor itu memberikan jaminan konektivitas hingga 99% uptime. Dengan di dukung oleh 3 link backbone yang terhubung dalam data center, ISP untuk internet kantor menjamin koneksi internet kantor di perusahaan Anda akan menjadi lebih cepat dan stabil.

Apabila koneksi internet kantor Anda tidak mencapai SLA 99% uptime setiap bulannya, Anda akan mendapat potongan biaya berlangganan internet kantor.

Previous Post
Timnas Indonesia Cabang E-sports Raih Emas dan Perak Di Sea Games 2021
Next Post
Korea Selatan Kembangkan Layanan Internet 6G, Bakal Diluncurkan Tahun 2026?

Related Posts

Menu
Open chat
1
Cyberlink Networks
Hallo
Ada yang bisa saya bantu?